Label

Tampilkan postingan dengan label OTOMOTIF. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label OTOMOTIF. Tampilkan semua postingan

Jumat, 13 Maret 2015

SUARA KNALPOT MOTOR "NEMBAK-NEMBAK" INI SEBABNYA.

Suara Knalpot Motor 'Nembak-nembak', Ini Sebabnya

Hal itu, tentu mengganggu kenyamanan berkendara.


gambar knalpot motor
Ilustrasi knalpot motor.

NUSWANTARA COM
- Seringkali di jalan raya, kita menemui pengendara yang bunyi knalpotnya 'nembak-nembak'. Atau, kasus ini bisa juga terjadi pada motor yang kita gunakan. Hal ini, tentu mengganggu kenyamanan berkendara.
Lalu, sebenarnya apa yang terjadi pada motor dengan knalpot yang suaranya 'nembak-nembak'?

hal ini tidak akan menjadi masalah bagi pemilik motor yang sudah mengadopsi teknologi PGM-FI. Sebab, sistem injeksi memiliki beragam sensor yang membuat kondisi udara dan bensin bercampur sempurna, sehingga efek knocking ,alias 'nembak' semakin minimal.

Berbeda dengan motor yang masih menggunakan teknologi karburator. Motor yang 'batuk-batuk' wajib rajin dilakukan pengecekan, setelan angin karburatornya, agar pencampuran bensin dan udara selalu optimal.

Lalu, bagaimana jika motor injeksi yang masih 'batuk-batuk'? Penanganannya juga dikatakan tidak jauh beda dengan motor karburator. Biasanya yang dilakukan adalah mengecek ulang sensor-sensornya dengan diagnostic tool di bengkel besar.

Tetapi, jika kondisi motor masih tetap 'nembak-nembak', padahal sudah disetel karburator, atau sistem injeksinya sudah diperiksa dan ternyata normal, bisa jadi akar masalahnya dari paking knalpot motor.

Paking knalpot diketahui berfungsi sebagai penahan kebocoran kompresi antara leher knalpot dengan blok head mesin. Jika bocor, tentu ada udara yang masuk, sehingga campuran bensin dan udara tidak akan sempurna.
Jika rasio bensin dan udara lebih banyak udara, dipastikan pembakaran tidak akan sempurna, sehingga terjadilah efek knocking alias 'nembak'.

Cara menanggulangi paking knalpot yang bocor, tentu harus diganti. Komponen kecil ini cukup murah. Pemasangannya pun cukup simpel. Cukup buka leher knalpot dan pasang paking knalpot di tempatnya, yaitu sela antara leher knalpot dan header. Kalau mau lebih kuat, lapisi terlebih dahulu paking knalpotnya dengan sealant. [NUSWANTARA COM]

GEMPA SAAT DI DALAM KENDARAAN,SEGERA LAKUKAN HAL INI.

Gempa Saat di Dalam Kendaraan, Segera Lakukan Hal Ini

Pengetahuan ini penting untuk meminimalkan risiko terburuk dari gempa.


ilustrasi mengemudi
(Ilustrasi) Mengemudi.


NUSWANTARA COM
- Gempa merupakan peristiwa yang tak dapat diterka oleh siapa pun kapan akan terjadi. Maka itu, risiko buruk pun dapat terjadi di mana saja, baik di dalam gedung, di dalam rumah, atau bahkan di dalam kendaraan sekali pun.

Lantas, bagaimana bila gempa terjadi pada saat kita tengah berkendara? Kondisi ini menjadi penting bagi para pemilik kendaraan yang acapkali berada di balik kemudi.
Mungkin saja, gempa terjadi pada saat kita sedang menyetir di tengah jalan. Potensi bahayanya, tentu tidak kalah besar. Apalagi, bila gempa di atas enam skala richter, yang dampaknya terasa hingga permukaan jalan.

hal pertama yang harus diingat adalah jangan panik. Pengemudi diwajibkan tetap berkonsentrasi seraya perlahan-lahan menurunkan kecepatan kendaraan. Lalu, carilah tempat yang aman untuk menepi, yakni jauh dari kemungkinan tertimpa benda-benda akibat guncangan gempa.

Karena itu, saat menepi pilihlah tempat yang jauh dari gedung bertingkat, papan reklame, pohon besar, dan sebagainya.

Setelah menepi di tempat yang aman dari kemungkinan kejatuhan benda, sebaiknya pengemudi tidak langsung keluar dari kabin mobil. Tunggu sampai suasana benar-benar mereda. Sebab, di dalam mobil akan lebih aman, mengingat kap dan bodi mobil dapat berfungsi sebagai pelindung yang kokoh.

Selain itu, jika langsung keluar mobil, ada risiko fatal bila kebetulan ada pengendara lain yang tengah panik.

Di samping sikap saat menghadapi gempa, perlu juga langkah-langkah yang sifatnya antisipatif, agar Anda tidak menjadi korban. Misalnya, saat parkir mobil di gedung, kebanyakan pengendara hanya memperhatikan letak parkir, agar saat kembali bisa segera menemukan posisi mobil.

Mulai sekarang, biasakan juga untuk mengetahui letak tangga darurat. Tujuannya, agar saat berada di gedung tersebut, Anda segera menemukan arah yang tepat untuk keluar. [NUSWANTARA COM]

BAHAYA PAKAI REM CAKRAM VARIASI PADA MOTOR.


Bahaya Pakai Rem Cakram Variasi pada Motor

Populasi sepeda motor di Tanah Air dewasa ini marak.


ilustrasi rem cakram.
Cakram rem.

NUSWANTARA COM
- Maraknya populasi sepeda motor di Tanah Air dewasa ini melahirkan banyak tren modifikasi. Langkah ini biasanya ditempuh para pemilik motor yang enggan tunggangannya tampil standar dengan motor-motor yang beredar di jalan raya.

Salah satu perangkat yang biasanya kena sentuhan modifikasi ialah cakram rem. Terlebih, saat ini sudah banyak model dan variasi yang beredar di pasaran. Ada yang ukurannya besar, kecil, serta dibalut dengan warna-warna cerah.

Sayangnya, demi mengejar penampilan, banyak pula pemilik motor yang menggadaikan keselamatan. Padahal, salah-salah ganti cakram bisa meningkatkan risiko kecelakaan.

jika memang kepincut menanamkan cakram variasi pada motor kesayangan, ada beberapa hal yang patut diperhatikan. Salah satunya kualitas bahan. Contoh yang direkomendasikan aman seperti Brembo, Nissin, PSM, atau DBS.

Memang harganya terbilang cukup mahal, namun setimpal dengan faktor keselamatan yang diusungnya. Sementara itu, bagi produk abal-abal, biasanya ketebalan tidak rata, lalu materialnya juga tidak cocok dengan kampas yang membuat pengereman jadi licin dan berbahaya.

Selain itu, pastikan juga cakram variasi presisi, terutama jarak braket yang menjepit kaliper dan piringannya. Jika tidak pas, bakal menimbulkan panas berlebih di cakram yang berefek cepet rusak akibat bengkok.

Banyak pemodifikator yang suka sekali dengan cakram berukuran lebar. Padahal, ini tidak dianjurkan. Sebab, motor bakal tidak stabil selagi melakukan pengereman karena terlalu pakem.
Lebih baik, pakailah cakram standar bawaan pabrik. Terlebih, jika motor digunakan untuk aktivitas harian, lebih aman.

Masalah yang kerap muncul dari cakram variasi adalah posisi selang. Biasanya terkadang suka terjepit dan berbelok-belok. Jika itu sudah terjadi, rentan bocor dan kinerja rem jadi tidak maksimal.[NUSWANTARA COM]

INI PENYEBAB KANVAS KOPLING MOBIL MATIC GAMPANG TIPIS.


Ini Penyebab Kanvas Kopling Mobil Matic Gampang Tipis

Hal ini acap kali disebabkan oleh perilaku pengemudi.


transmisi otomatis
Trasmisi otomatis.

NUSWANTARA COM
- Mobil dengan transmisi matic kini tengah banyak digandrungi masyarakat di Tanah Air, utamanya di kota-kota besar yang memiliki tingkat kepadatan lalu lintas tinggi. Transmisi matic dianggap lebih mudah dioperasionalkan dan tak ribet kala melibas jalanan macet.

Bila di model manual pengemudi harus memindahkan tuas transmisi sesuai kecepatan yang kita inginkan, pada transmisi matic pengendara cukup menggeser tuas ke posisi D saat mobil melaju. Perpindahan transmisi hanya dilakukan ketika pengendara menjumpai atau melalui jalan berklasifikasi khusus seperti tanjakan atau turunan yang curam.

Hal tersebut tentu jauh lebih nyaman dan kaki tidak pegal. Kaki kiri bahkan diistirahatkan karena sistem transmisi matic mempensiunkan pedal kopling.

Dilansir AstraWorld, namun, karena asyiknya menyetir mobil tanpa harus memindahkan tuas transmisi, kadangkala pengendara tak sadar terhadap satu kebiasaan umum yang membuat oli transmisi cepat menurun kualitasnya, bahkan kadang membuat kampas kopling gesek 'nendang'. Lemah saat diajak lari, apalagi menempuh jalur menanjak.

Kebiasaan yang harus segera dikoreksi itu berlangsung pada saat mobil berhenti cukup lama. Misalnya, ketika tertahan di traffic light menunggu lampu berwarna hijau, atau bahkan pada saat antre di tengah kemacetan.

Bila mobil diprediksi akan berada dalam posisi diam sekira satu menit atau lebih, pindahkanlah tuas transmisi ke posisi N (netral).

Jangan lakukan cara yang kurang ramah terhadap transmisi. Dengan pertimbangan mobil akan segera melaju, masih banyak pengendara yang tetap menempatkan transmisi di posisi selain N. Lalu, agar mobil tidak bergerak, kaki kanannya menginjak pedal rem setelah diangkat dari pedal gas.

Tindakan keliru di atas akan membuat suhu oli transmisi meningkat drastis karena sedikit sekali aliran udara segar untuk mendinginkan transmisi pada saat kendaraan diam. Jika suhu oli transmisi cenderung meningkat di atas suhu kerjanya, maka kualitasnya akan turun sehingga otomatis akan membuat kemampuan transmisi menjadi menjadi lemah.

Selain itu menurunnya kualitas oli akan membuat gesekan pada kopling gesek di transmisi semakin besar, yang selanjutnya akan membuat kopling gesek tersebut tipis.[NUSWANTARA COM]